Senin, 28 Maret 2011

Esteban Cedera Hamstring

Langkah Arema berjuang ke papan atas nampaknya kian berliku. Belum lagi selesai problema dualisme manajemen, kini skuad Singo Edan pun kehilangan kreator lini tengah, Esteban Guillen.
Esteban Guillen di sesi latihan Arema beberapa waktu lalu. (Foto: 
Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Esteban Guillen di sesi latihan Arema beberapa waktu lalu. (Foto: Ongisnade/Adi Kusumajaya)
Dalam pertandingan Arema kontra Sriwijaya FC, Minggu (27/3), Este-begitu ia akrab disapa-meringis kesakitan dan meminta diganti. Saat itu baru babak pertama, tepatnya di menit 41. Pemain asal Montevideo, Uruguay itu pun akhirnya digantikan Hendra Ridwan.
“Esteban cedera hamstring, karena kondisi lapangan jelek. Dia cedera setelah salah tumpuan, ada lubang di lapangan, sekarang di ke rumah sakit untuk periksa,” ujar Miro kepada wartawan kemarin.
Sementara, dokter tim Albert Rudyanto turut menjelaskan keadaan gelandang stylish tersebut. “Dari hasil foto, Esteban positif ada robekan grade dua di otot hamstring kanan, nanti di Malang kita konsultasikan lagi ke dokter orthopedic untuk program selanjutnya. Diperkirakan minim istirahat empat sampai enam minggu.”
Kehilangan Este di lini tengah pun sempat disinggung Miro menjadi salah satu faktor berkurangnya daya gedor Arema. Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Arema yang dikenal keras itu memang mengakui kelemahan koordinasi permainan di lini tengah Arema.
“Setelah Esteban cedera dan harus keluar, kita sering bikin kesalahan di (lini) tengah. Babak kedua Sriwijaya banyak memainkan bola-bola atas, ini tentu susah buat kita. Kita lebih baik (bagus, red) jika main bola-bola bawah saja,” ujar Miro saat itu.
Praktis, jika sedemikian parah, Esteban akan absen pada 7 pertandingan, yaitu Arema menghadapi Persib Bandung (1/4), Persija Jakarta (10/4), PSPS Pekanbaru (15/4), Pelita Jaya (24/4), Semen Padang (28/4) dan dua laga LCA home-away lawan Shandong Luneng FC (5/4, 20/4). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar